LOKAKARYA KOMUNITAS BELAJAR SERI 2 PSP ANGKATAN 2 TAHUN KEDUA

Balai Guru Penggerak Provinsi Gorontalo (2/3), usai melaksanakan Lokakarya Komunitas Belajar Seri 2 untuk Sekolah PSP Angkatan 2 Tahun Kedua. Kegiatan dilaksanakan di dua tempat, yakni Kabupaten Gorontalo (SMA Negeri 2 Limboto), dan Kota Gorontalo (SD Negeri 27 Kota Selatan).

Sasaran peserta pada kegiatan ini adalah Kepala Sekolah Penggerak, Guru Komite Pembelajaran dan Pengawas Sekolah PSP Angkatan 2 dengan jenjang PAUD, SD, SMP dan SMA dan SLB. Total peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 222 orang, dan masing masing lokasi kegiatan, peserta dibagi menjadi 4 kelas sesuai jenjangnya. Untuk kegiatan di Kota Gorontalo yang dilaksanakan di SD Negeri 27 Kota Selatan, dibuka oleh Ketua Tim Transformasi Sekolah PSP Balai Guru Penggerak Provinsi Gorontalo, Hamzah Hippy, yang sekaligus merangkap sebagai Fasilitator PSP Angakatan 1 yang akan mengajar di kelas jenjang PAUD.

“Lokakarya Komunitas belajar seri 2 merupakan lanjutan dari lokakarya sebelumnya, pada loka kali ini lebih banyak membahas tentang bagaimana Perkembangan Komunitas Belajar di sekolah Bapak dan Ibu. Bagaimana konsep Siklus Kombel dalam kurikulum merdeka, Bagaimana konsep pengembangannya di Sekolah, dan selanjutnya bagaiamana berkolaborasi dalam komunitas belajar nanti akan dikupas lebih dalam di kelas masing masing oleh fasilitator,” ungkap Ketua Tim Kerja Transformasi Sekolah dalam sambutannya.

Dijelaskannya lagi,Komunitas belajar bermanfaat bagi guru dalam meningkatkan profesionalisme di bidang pendidikan. Guru-guru dapat mempelajari tren teknologi terkini dalam pendidikan, terus memperbarui pengetahuan, dan mempraktikkan metode Siklus belajar Komunitas belajar dalam pembelajaran di satuan pendidikan.

Dalam lokakarya ini turut difasilitasi oleh 12 orang Fasilitator Sekolah Penggerak Angkatan 2. Mereka terdiri dari unsur PTP BGP Provinsi Gorontalo, Fungsional BPMP Provinsi Gorontalo, Dosen UNG, Penilik dan Pengawas Dinas Pendidikan Kota Gorontalo dan Dikbud Kabupaten Gorontalo.

Tujuan Lokakarya adalah Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah dan Guru mampu membina anggota kelompok dengan mengajak anggota kelompok untuk mulai belajar dan belajar secara berkelanjutan, mendorong anggota dengan mempromosikan pekerjaan dari anggota melalui saling berbagi dan diskusi, dan mengintegrasikan pembelajaran yang didapatkan melalui komunitas dalam pekerjaan sehingga berdampak peningkatan pada hasil belajar murid.

Pembelajaran yang diterapkan pada lokakarya Kombel Seri 2 berjumlah 8 Jam Pembelajaran menggunakan alur MERDEKA, dengan tahapan dimulai dari diri, eksplorasi konsep, ruang kolaborasi dan refleksi terbimbing, demonstrasi kontekstual, elaborasi pemahaman, koneksi antar materi dan rencana aksi nyata. Sehingga hasil yang diharapkan dari lokakarya ini adalah, peserta memiliki pemahaman dalam merancang program pengembangan komunitas belajar di satuan pendidikanberdasarkan 4 pilar yakni visi, misi, value dan goals.

Tim Kerja Informasi dan Publikasi BGP Provinsi Gorontalo.-